Jumat, 06 Maret 2015

[Quick Review] La Tulipe Cover Foundation dan La Tulipe Perfect Foundation

Hai semua..
Kali ini aku mau review sedikit tentang krim foundation pertama yang aku punya. Sebenarnya, aku ga terlalu suka dengan foundation krim, karena lebih butuh usaha buat ngebaurnya. Padahal aku orangnya suka ga telaten dan ga sabar gitu kalau dandan. Tapi karena penasaran juga pingin punya, yaudah, aku beli juga.
Cari review sana-sini dan ketemulah foundi punya la tulipe ini. Yang para mastah bilang, cheap but great.
Apa benar begitu?
Hmm ini dia, pendapatku tentang foundi ini.


perfect foundation dark beige

Kemasan:
Suka banget dengan warna putih di cover foundationnya, rasanya elegan dan simpel. Dan ada emasnya juga sebagai warna tulisan merk dan shadenya. Tapi sayang, karena putih itu juga jadi cepet kotor. Apalagi punyaku, gampang cemong kena foundinya itu.

Kalau yang perfect foundation, kemasannya lbh bagus lagi. Dari kaca eh atau plastik yang tebel ya itu, jadi mirip kaca -.- aduh lupa, yg transparan, jadi warna foundinya bisa kelihatan.


cover foundation in natural + rachel 2

Shade dan Swatches:
Aku beli 2 cover foundi warna natural dan rachel 2, dan 1 perfect foundi yang warna dark beige. Tadinya mau buat belajar mengkontur wajah gitu, biar ga ndut banget, eh tapi jadinya malah yang natural keputihan banget, yang rachel 2 terlalu kuning, dan yang dark beige itu benar-benar dark :3
Dan hanya aku saja atau ada juga yang mengalami, kontur wajah sendiri dengan foundi untuk yang baru belajar dandan itu susaaahh, muka malah jadi cemong gituuuhh :(

atas: natural, rachel 2; bawah: dark beige

ki-ka: natural, rachel 2, dark beige

Tekstur:
Cover foundation: creamy, sangat-sangat creamy, susah dibaur pakai jari. Pakai sponge basah, bisa lebih mudah untuk meratakan foundation ini. Pakai sedikit aja udah bisa buat seluruh muka.

Perfect foundation: sticky(?) Apa itu yah, pokoknya susah dibaur, aku suka mencampur foundi ini dengan foundi sari ayu yang encer banget itu, lumayan lah bisa mempermudah meratakannya. Pakai jari juga susyeeh, harus pakai sponge basah juga untuk aplikasi di wajah.


Coverage, hasil akhir dan staying power:
Cover foundation mempunyai coverage yang mantap merah-merah ilang, bintik hitam ilang, tapi sayangnya, sama sekali ga bisa menutupi tonjolan jerawat di muka. Jadi muka masih bisa kelihatan grenjel-grenjel(?) gitu.

Kalau perfect foundationnya aku ga tau ya, soalnya ga pernah dipake single, hehehe..

Hasil akhirnya matte. Sama sekali ga ada kesan glowy gitu pada awal pemakaian. Dipakai sampe sore pun, sama sekali ga berubah glowy. Tapi memang kulitku kering, jadi menurutku ok banget kalau pingin riasan yang matte.
Staying power juara!! Dipake dari pagi sampai sore pun, masih teteeep aja nempel. Pokoknya kalo urusan ketahanan, foundi ini paling tahan banting xD

contoh pemakaian la tulipe cover foundation

Kesimpulan:
staying power ok :)
harganya ga terlalu mahal :)
mudah didapat :)
susah dibaur :(
ga cocok untuk wajah yang lagi berjerawat :(

Beli lagi? No, ini aja bingung ngabisinnya :D


Kamis, 05 Maret 2015

[Resep Mudah] Tumis Cumi Cabai Hijau

Halo teman-teman :D
Hari ini mau masak cumi ah *gaya banget ni* masak aja baru belajar, eh udh mau eksekusi cumi, hihihi.

Kan tetanggaku suka jualan seafood tuh, nah kemarin dia bawa cumi-cumi. Kata beliau masaknya gampang banget kok. Ditumis pake cabai ijo aja enak. Kalau mau lebih gampang, boleh digoreng pakai tepung bumbu sajiku itu lho teman, udah simpel, hasilnya enak dan cukup kriuk kok. Ini ku lampirkan fotonya yang goreng tepung bumbu.. hemmm kres kress dimakan pakai nasi anget nikmaatt deh.

Kalau yang pakai cabai hijau, itu rasanya lebih gurih. Mungkin karena potongannya lebih besar, jadi lebih berasa cuminya gitu, hihihi sok tau nih.
Ini resepnya mau aku arsipkan *ah elah* disini nih, biar besok kalau lupa, bisa nyontek lagi :P


tumis cumi yumyumm
Resep Tumis Cumi Cabai Hijau:

- bahan:
Cumi asin 250g, iris kemudian rebus sebentar
Cabai hijau 10 buah, iris serong
Cabai rawit merah 5 buah, iris serong
7 butir bawang merah, iris
3 siung bawang putih, iris
1/2 sdt garam
1/2 sdt merica bubuk
1/2 sdt bumbu kaldu (saya pakai masako ayam)
1/4 sdt gula pasir
1cm jahe, iris
2cm lengkuas, geprek

Cara memasak:
1. Tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum
2. Tambahkan irisan cabai, beserta jahe dan lengkuas dalam tumisan, aduk rata
3. Masukkan cumi yang sudah direbus, lalu tambahkan bumbu ( gula pasir, merica, garam, penyedap rasa), aduk sampai rata.
4. Setelah 1 menit, segera angkat dan sajikan hangat.

Itu dia resepnya teman-teman, aku sengaja tambahkan cabai rawit merah, biar ada rasa pedesnya gitu. Jadi rasa gurih campur pedas, duh enak banget.
Oh iya, kalau masak cumi jangan lama-lama, nanti bisa alot dan gak kenyal lagi. Paling cuma 1 menit lalu langsung diangkat.
 Kalau digoreng tepung juga gitu. Jadi gorengnya pakai minyak panas, sreng sreng sebentar, angkat deh, hihihi..
Mudah ya resepnya. Ternyata cumi itu malah gampang masaknya :D
Selamat mencoba yaa..

cumi goreng tepung

Selasa, 24 Februari 2015

[Movie Pick] The Hobbit and The Battle of Five Armies

Uyeee movie pick lagii hihihi :D
Kalau yang ini, memang diniatin dari rumah mau nonton, soalnya udah nunggu dari setaun yang lalu buat tau lanjutan kisah si Bilbo ini, yuukk langsung ke cast yah niat banget nih pake cast..

POSTER


Ian McKellen … Gandalf
Martin Freeman … Bilbo Baggins
Richard Armitage … Thorin
Ken Stott … Balin
Graham McTavish … Dwalin
William Kircher … Bifur
James Nesbitt … Bofur
Stephen Hunter … Bombur
Dean O’Gorman … Fili
Aidan Turner … Kili
John Callen … Oin
Peter Hambleton … Gloin
Jed Brophy … Nori
Mark Hadlow … Dori
Adam Brown … Ori
Orlando Bloom … Legolas
Evangeline Lilly … Tauriel
Lee Pace … Thranduil
Cate Blanchett … Galadriel
Hugo Weaving … Elrond
Christopher Lee … Saruman
Ian Holm … Old Bilbo
Benedict Cumberbatch … Smaug (voice)
Mikael Persbrandt … Beorn
Sylvester McCoy … Radagast
Luke Evans … Bard
Stephen Fry … Master of Laketown
Ryan Gage … Alfrid
John Bell … Bain
Peggy Nesbitt … Sigrid
Mary Nesbitt … Tilda
Manu Bennett … Azog
Billy Connolly … Dain
Kelly Kilgour … Soury
Mark Mitchinson … Braga
Sarah Peirse … Hilda Bianca
Nick Blake … Percy
Simon London … Feren
Conan Stevens … Keeper of the Dungeons
Allan Smith … Ragash
Miranda Harcourt … Olga Thomasin
McKenzie… Astrid
Brian Hotter … Otho Sackville Baggins
Timothy Bartlett … Master Worrywort
Martin Kwok … Ragash (voice)
Robin Kerr … Elros

Smaug sang naga


Masih ingat setahun yang lalu, Bilbo sudah menemukan Arkenstone, dan membuat Smaug marah lalu turun ke kota di atas air(Laketown)?
Filmnya dimulai dari saat Smaug, sang naga mulai menyerang Laketown, semua penjuru disembur dengan api. Kota udah rusak parah, banyak korban mati, bahkan terluka. Parahnya, Bard yang bakal memanah naga itu malah masih dipenjara, para penjaganya kabur pula, jadi dia harus bisa mengeluarkan dirinya sendiri dari penjara.

Bard The Dragon Slayer

Untungnya, Tauriel berhasil mengajak Fili, Kili, Oin, Bofur dan anak-anaknya Bard untuk pergi dari rumah dengan perahu.
Herannya, si master penguasa kota sempat-sempatnya kabur dengan membawa koin emas banyak banget gitu sama Alfrid. Tapi akhirnya si Master ntar mati juga kok ketiban Smaug LOL
Bard yang masih dipenjara menemukan tali, dan tali itu nyangkut di perahu orang, yang akhirnya tarikan tali itu bisa membuat penjara bobol, hehehe.. Bard bebas, lalu segera menuju menara dengan membawa busur dan panahnya untuk membunuh Smaug.
Smaug sih, ga dengan mudah bisa tertusuk, karena kulitnya anti gores(?) Hahaha tebal banget, nah Bain(putra Bard) yang ada di perahu dengan rombongan Tauriel tadi, melihat ayahnya kesusahan, dia langsung menyusul ayahnya ke menara sambil membawa tombak(atau anak panah yang mirip tombak?) ke ayahnya.
Sayangnya, busur Bard patah, lalu Bain yang dijadikan busur untuk memanah naga, dan coba tebak, yap, Smaug mati :D

Bard lalu dijadikan pemimpin yang dipilih oleh penduduk Laketown. Karena mereka ga punya tempat tinggal, ga mungkin memperbaiki rumah dengan cepat, selain itu mereka juga butuh emas, sedangkan musim dingin hampir tiba, Bard mengajak penduduk untuk pergi ke Erebor/ Lonely Mountain, gunung dimana Bilbo dan Thorin serta kurcaci lainnya berada. Thorin kan pernah ngejanjiin emas buat Bard kalo dia berhasil pergi ke Lonely Mountain itu.
Oh iya, Fili, Kili, Oin, dan Bofur, harus pergi menyusul Thorin juga ke gunung itu. Ada dramanya nih, antara Tauriel dengan Kili, mereka saling suka, tapi ga bisa bersama.

Kili tu ngajakin Tauriel ke Erebor sama-sama. Tapi Legolas keburu datang. Legolas kan suka sama Tauriel juga(walau cintanya sepihak, karena Tauriel menyukai Kili juga). Setelah Kili ngasih Tauriel sebuah apa yah, benda bukti kesetiaan mungkin? Akhirnya mereka berpisah. Kili dan teman-temannya ke Erebor, lalu Legolas ngajakin Tauriel ke Gundabad.

Tauriel dan Legolas

Sementara itu, keadaan di Erebor sendiri sebenarnya ga bisa dibilang baik-baik saja. Thorin sang raja, malah jadi serakah gitu. Dia ga mau meninggalkan gunung, ga mau berpisah dengan koin-koin emasnya, ga mau makan dan minum sebelum batu arkenstone ditemukan(pdhl udah ada sama Bilbo). Karena Thorin berubah itulah, Bilbo juga ragu mau ngasih batu itu ke Thorin. Thorin kena penyakit dragonsickness.

Thorin dan koin-koin emasnya


Itulah yang nantinya jadi pemicu perang. Karena Bard yang menagih janji sejumlah koin emas yang pernah dijanjikan Thorin padanya dan penduduk desa, akhirnya ga dikasih. Padahal koin emas di gunung tu banyaaaaaak bgt, para kurcaci aja sampe heran, napa raja mereka jadi tamak kaya gitu. Ya, namanya aja penyakit sih :P

Lalu datang para tentara elf, dengan dipimpin oleh Thranduil. Thranduil ini, pingin ngambil perhiasan/permata yang diakui dulu adalah miliknya di gunung itu.
Lagi-lagi, sebenarnya Thorin bisa aja ngasih permata itu ke Thranduil, tapi karen lagi sakit(yep salahin aja penyakitnya :P) Thorin malah bikin benteng dari batu di pintu gerbang gunung itu dan memilih berperang :(


Thranduil

Seharusnya, perang itu cuma antara kurcaci, manusia, dan peri, tapi karena berita Smaug sang penjaga gunung udah mati, jadi para orcs pun pingin menguasai gunung itu.
Oh iya, Gandalf kan ditahan di menara Dol Gundur, dia diselametin sama Lady Galadriel, Elrond, dan Saruman. Saat Galadriel berhasil mengusir Sauron, tapi Sauron lari ke barat, Saruman bilang, dia yang akan mengurusnya, nah itu seperti prekuelnya Lord of the Rings ya, yang nantinya Saruman tu malah jadi jahat.

Galadriel dan Gandalf

Bilbo yang merasa kalo ini semua ga benar, kemudian menyelinap keluar dari gunung, dia pergi ke Dale (masih di daerah gunung itu juga sih) untuk menyerahkan arkenstone pada Bard. Menurutnya, perang bisa dihindari lewat barter gitu deh, rencananya Bard akan menukarkan batu itu dengan sejumlah emas. Gandalf(setelah bebas, dia langsung ke Erebor) menyuruh Alfrid untuk ngejagain Bilbo, supaya dia ga balik ke gunung, takutnya Thorin ngamuk.
Eh, tapi Bilbo malah balik ke gunung.


Thranduil dan Gandalf

Saat pagi harinya, Bard, Thranduil, dan sepasukan peri, datang untuk barter itu, Thorin benar-benar ngamuk. Apalgi waktu Bilbo ngaku kalau dia yang ngasih batu itu.
Tapi tetep aja Thorin memilih perang, eh ternyata dia udah memperkirakan kalau sepupunya, Dain membawa sepasukan dwarf untuk membantunya, ckckck... belum sembuh-sembuh juga, pak? :D

Yang paling seru?
Tentu saja perangnya, hahahaha ga bisa ditulisin deh, mesti nonton sendiri :P
Jadi, battle of five armies ini adalah perang antara bangsa dwarf, elf, manusia, orcs,
sama eagles. Tapi elangnya cuma muncul sebentar, itu aja di akhir.
Saat Thorin ngejar-ngejar Azog(pemimpin bangsa Orc) di Ravenhill karena dia membunuh Fili dan Kili itu seru!

Fili dan Kili


Azog


Saat Legolas melayang-layang di udara, juga berlari dengan tumpuan retakan batu melawan grafitasi itu, super seru!
Nonton deh :D

Settingnya juga kereeeenn xDD

Banyak juga drama selama perang ini. Thorin yang udah sadar dari kesalahannya lalu ikut perang melawan orc, Bard yang perang sambil ngejaga ketiga anaknya, kisah cinta Legolas-Tauriel-Killi, dan lagi Kili yang waktu udah mati lalu dicium Tauriel ToT
Permintaan maaf Thorin ke Bilbo juga bikin mewek u,u

Apalagi waktu Bilbo pamitan mau pulang ke Shire itu. Semua teman dwarf(kurcaci)nya pada sedih, Bilbo juga, dan saya juga hampir nangis u,u

Di akhir cerita, Legolas bilang pada Thranduil kalo dia ga mau pulang, lalu Thranduil bilang, pergilah untuk menemui seseorang (Strider).
Dikisahkan juga bahwa Bilbo jadi penulis buku cerita, dia hidup dengan bahagia sampai tua.
Suatu hari, dia juga dikunjungi Gandalf, hehehe...

Ok, udah cukup spam pic dan sinopsisnya, Nonton yah, teman-teman :D


cre pic: www.theonering.net/torwp/2014/11/14/94608-five-high-resolution-stills-from-the-hobbit-the-battle-of-the-five-armies/

Rabu, 18 Februari 2015

[Personal] Bagaimana Jika..

Siapa yang gak pernah galau? Hm, sepertinya semuanya pernah merasakan yang namanya galau. Jadi saya gak perlu menerangkan *bleh* tentang perasaan yang satu itu.

Jadi belum lama ini, simbah kakung saya sakit. Dan sempat kemarin, sakitnya tambah parah, bahkan sampai rawat inap di rumah sakit. 
Beberapa malam yang lalu, sakit beliau tambah parah. Bahkan, beliau juga sudah minta maaf sama anak-anaknya( budhe, ibu saya, serta adik-adik ibu). Kami semua panik, sempat mengira kalau simbah tak akan bersama kami lebih lama lagi. Tapi alhamdulilah, sekarang mbah kakung udah boleh pulang, gak ngedrop, walau sakitnya kayanya susah sembuhnya sih.

Saya sendiri bukan cucu yang dekat dengan mbah kakung, tapi melihat beliau mau jalan saja harus dipapah, sering jatuh juga, tentu membuat saya sedih. Apalagi sebelum sakit parah, simbah suka main ke rumah, pokoknya sedih rasanya melihat simbah yang dulu gagah, tapi sekarang jalan aja susah.
Itu membuat saya galau. Galau tentang apa, ga usah saya ceritain disini kali yahh, lha trus tujuan bikin tulisan ini opo? -____-

Belakangan saya jadi mikir, bagaimana jika saya galau karena saya mau mati?
Bukan galau karena pingin punya hp baru tapi eman-eman duite, bukan galau karena pingin beli camdig, dan galau kapan saya bakal punya anak.

Bagaimana jika, saya punya penyakit, lalu sudah divonis cuma bisa hidup 1 bulan lagi? 
Tulisan saya bukan karena saya korban sinetron lho ya, tapi karena belakangan saya memang memikirkan itu >w<
Ditambah dengan tetangga saya, yang sehat segar bugar, masih muda pula, kemarin mendadak meninggal, bukankah semua orang ga akan pernah tau, kapan dia meninggal?

Jadi, inti tulisan saya ini adalah, saya ingin memperbanyak ibadah. Biar diampuni dosa-dosa saya, biar diberi kesehatan, umur panjang, sehingga bisa berguna bagi orang disekeliling saya, biar diberi kesempatan untuk jadi ibu juga. Amin.
*kemudian nangis*

Minggu, 08 Februari 2015

[Quick Review] Wardah Moisturizer Cream & Maybelline Clear Smooth BBC

Halo teman-teman, kali ini aku pingin ngasih review duo skincare + makeup andalan sehari-hari kalo lagi kecentilan alias pingin dandan. Nah ini dia, maaf ya gambarnya jelek.


Wardah Moisturizer Cream & Maybelline Clear Smooth BBC


Pingin coba review satu-satu nih, tapi karena ga bakal detil banget, jadi kubuat quick review aja yah.
1. Wardah Moisturizer Cream
Klaimnya: Pelembab krim dengan kandungan Olive oil yang membantu melembabkan dan melembutkan kulit.
Dan bagiku, klaim itu memang benar adanya. Teksturnya ringan, mudah dibaur, mudah meresap juga.
Karena pelembab ini tanpa spf, jadi cocok banget untuk ditumpuk dengan bbc maybelline yang akan kureview nanti.

Kesimpulan:
Melembabkan :)
Mudah meresap :)
Ga bikin jerawatan :)
Tanpa spf :(
Beli lagi? Gak deh, mau beli pelembab yang ada anti agingnya setelah yang ini habis xD


2. Maybelline Clear Smooth BBC 8-in-1 Skin Transformer
Klaimnya: Our Instant Skin Perfecting Cream is a perfect blend of 8 minerals ingredients. Our unique shade instanly improves and perfects your skin:
Brigtens skin: visible whitening effect
Covers imperfections: reduces the appearance of pores, skin redness disappears
Moisturizes + Protects: all day hydration+helps to protect skin from UV rays and free radical.
Klaimnya kurasa memang benar! Aku jatuh cinta sama BBC ini, udah beli lagi sampe 2x. Benar-benar mencerahkan secara instan, noda merah ketutup, dan yang paling penting ada spfnya, pokoknya komplit.

Encer banget kaann


Teksturnya ringan, mudah dibaur, mudah meresap juga. Kalau untuk menutup noda hitam sih, memang dia ga bisa. Jadi bisa dibilang sheer coverage kali yah.
BBC ini juga ga bikin breakout, karena klaimnya no oil, no fragrance. No pore clogging. Bahkan bisa dipakai buat kulit sensitif sekalipun.
Oil control? Jangan tanya ke aku, karena kulitku kering, jadi  kalo pakai BBC ini, beberapa jam kemudian memang berminyak sih, tapi itu malah bikin kuliku glowy gitu, jadi suka deh :D

Kesimpulan:
Mudah didapat :)
Harganya ga terlalu mahal :)
Mengandung spf :)
Tidak menutupi jerawat dan noda hitam :(

dengan wardah moisturizer dan maybelline bb cream

Ok, cukup singkat ya, namanya juga quick review, hehehe..
Semoga bisa membantu ya teman-teman :)


setelah ditambahin bedak dkk


peralatan tempur hari ini :P