Jumat, 19 Desember 2014

[DIY Review] Guava Tea Face Mist (Toner)

Mengapa aku kasih judul DIY review? Karena resep DIY nya, bukan punya aku sendiri, tapi punya Lintang :D
Jadi akhir bulan kemarin, mendadak aku jerawatan :( kukira jerawat karena pms, tapi kok sampai seminggu malah muncul lagi kecil-kecil di pipi.
Rasanya gatal pula, jadi pingin garuk-garuk terus, oh nooooo!!!

Nah, bak air di musim kemarau(ah elah) Lintang ngepos ini nih, DIY Guava Tea Face Mist. Kebetulan, ada pohon jambu di samping rumah. Karena dese bilang ampuh buat jerawi, langsuh deh aku bikin setelah baca pos dia yang ono.

Gampang banget kok bikinnya, bahan yang perlu disiapin; daun jambu 6 aja pilih yang pucuk yah, lalu satu kantong teh melati, setengah gelas dimineral water, dan yang terakhir satu sendok teh gliserin.

bahan-bahannya :)

Cara membuatnya juga mudah. Yang pertama, rebus setengah gelas dimineral water tadi. Lalu cuci daun jambu, lalu iris kecil-kecil. Setelah itu seduh irisan daun jambu itu bersama satu kantung teh melati dengan dimineral water yang sudah direbus tadi.


seduh daun jambu+teh dlm setengah gelas dimineral water panas

 Dinginkan, lalu tambahkan setengah sendok teh gliserin. Aduk rata, tuang dalam botol, jadi deeeh :D


siap buat semprot-semprot :D

Selain buat semprot-semprot muka, aku juga suka kompres jerawatku pakai face mist ini. Rasanya seger banget, apalagi aku taruh di kulkas, wah dingin dan enak deh!!
Cuman kalo kena jerawatnya agak perih gitu, tapi ga perih banget kok :D
Dan setelah aku rajin ngompresnya, rasa gatal jerawatnya ilang!
Hasilnya?? Lihat di foto, kelihatan banget kalau jerawatku sekarang udah kempes, tinggal bekasnya doang, wow!!

kulit muka saya yang err bejibun dosa :P

Padahal aku baru sekali bikin, tapi memang sering banget pakainya, sehari bisa pakai 5x :P
Aku jatuh cinta sama face mist ini, sukaaaaaa xD

Minggu, 07 Desember 2014

[Movie Pick] The Hunger Games Mockingjay - Part 1


Are you, are you
Coming to the tree
They strung up a man
They say who murdered three.
Strange things did happen here
No stranger would it be
If we met at midnight
In the hanging tree.
Are you, are you
Coming to the tree
Where the dead man called out
For his love to flee.
Strange things did happen here
No stranger would it be
If we met at midnight
In the hanging tree.


Itu adalah lirik lagu yang judulnya Hanging Tree. Entah kenapa lagu itu teruuus muter di kepalaku dari pulang nonton hingga sampai dirumah. Apa cuma aku saja, atau memang yang lainnya juga ngerasa hal yang sama? :D



Akhirnya nonton juga film yang kutunggu-tunggu, walau nontonnya udah November lalu sih, tapi keseruannya masih aja melekat di hatiku :P
Ini ulasan sedikit dari filmnya xD.
Bagi yang belum tau, The Hunger Games adalah novel fiksi ilmiah tahun 2008 karangan penulis Amerika Serikat Suzanne Collins. Novel ini dikisahkan dalam sudut pandang seorang gadis 16 tahun bernama Katniss Everdeen, yang tinggal di sebuah negara distopia pascaapokalips bernama Panem di Amerika Utara.
Capitol , ibu kota metropolis yang sangat maju, memegang kendali politik atas keseluruhan negara. The Hunger Games adalah acara tahunan yang diikuti oleh seorang anak laki-laki dan perempuan yang berusia antara 12 – 18 tahun dari dua belas distrik di sekeliling Capitol, yang dipilih melalui pengundian untuk bersaing dalam pertarungan mematikan yang disiarkan secara langsung di televisi.
sumber

Di Mockingjay part 1 ini, diceritakan, usaha Katniss Everdeen ( Jennifer Lawrence ) dalam melakukan kampanye agar para penduduk di distrik-distrik yang masih hidup, mau berjuang bersama-sama melawan Presiden Snow, pemimpin di Capitol.
Diawali dengan Katniss yang tiba-tiba terbangun di distrik 13; yang adalah sebuah tempat di bawah tanah, dimana disana dipersiapkan pemberontakan kepada Presiden Snow (Panem)
Ternyata, ibu Katniss (Paula Malcomson), Prim ( Willow Shields ) adik Katniis, Finnick ( Sam Claflin ) teman peserta Hunger Games, serta Gale ( Liam Hemsworth )teman Katniss dari distrik 12 telah berada di distrik 13 juga. 
Disana, Katniss diminta untuk menjadi The Mockingjay (simbol pemberontakan). Awalnya Katniss menolak, tapi akhirnya dia setuju, tetapi dengan syarat agar Presiden Distrik 13 Alma Coin (Jullianne Moore) berjanji untuk memberikan kekebalan kepada semua peserta Hunger Games di mana lalu, termasuk Peeta Mellark (Josh Hutcherson) dan AnnieCresta (kekasih Finnick), serta diizinkan secara pribadi untuk
membunuh Presiden Panem, Presiden Snow.

President Coin (right)

Dalam usahanya itu, Katniss diminta untuk membuat film propaganda gitu deh. Tadinya, mau dibuat visual gitu, tapi karena Katniss ga bisa akting /slapped/ jadi diputuskan agar Katniss pergi ke lapangan untuk melihat keadaan luar yang sangat menyedihkan. Pergilah team pembuat film itu, dengan Katniss juga tentu saja. Mereka pergi ke distrik 8 yang semuanya hancur, seluruh warga ada di rumah sakit (yang ga layak). Katniss merasa sedih, menyesal, marah, dan karena perasaannya itu, dia bisa bikin narasi (film) dengan baik. Pokoknya bagus deh hasilnya. Tapi sayangnya presiden Snow tau akan hal itu, makanya distrik 8 lalu dijatuhi serangan bom :(

Katniss, Gale, dan team pembuat film di Distrik 8



di rumah sakit Distrik 8
Film propaganda itu ternyata memang bisa memicu semangat warga untuk memberontak. Ditunjukkan pula para penambang telah mulai memberontak. Ditengah kesibukan kampanye yang dilakukan Katniss, sebenarnya dia sering galau dengan kemunculan Peeta di tv :P
Peeta ditahan oleh Capitol dan dipaksa untuk menjelek-jelekan Katniss dan para pemberontak di acara televisi. Namun, di suatu siaran, Peeta malah memaparkan rencana kejutan Capitol yang akan mengebom Distrik 13.

Peeta Mellark
Sebelum itu, terjadi penyerangan lagi di Capitol. Penyerangan itu membuat jaringan listrik di Capitol mati total. Penyerangan ini keren loh, semua yang ikut udah kaya pasukan berani mati aja deh, ditambah dengan backsound lagu hanging tree, rasanya merinding gitu melihat mereka pada ditembakin. Tapi akhirnya berhasil juga bikin listrik mati. Nah saat listrik padam itu lah presiden Snow mau balas dendam mungkin yah, dengan menyerang distrik 13, cuman udah diwarning sama Peeta tadi. Itu membuat distrik 13 bisa siap-siap dulu. Persiapannya bikin tegang deh, semua penghuni menuruni tangga gitu, walau udah diingatkan melalui pengeras suara buat hati-hati, tapi tetap aja situasi yang panik bikin mereka saling injak :( mana Prime blm kelihatan, dan Katniss harus balik ke atas buat nyari Prime. Tapi akhirnya Prime datang juga kok, dengan dikawal Gale.

Gale Hawthorne

Karena listrik padam, distrik 13 jadi punya kesempatan untuk masuk di sistem keamanan Capitol. Segera setelah itu, Distrik 13  melakukan upaya penyelamatan terhadap para peserta Hunger Games , termasuk
Peeta dan Annie. Gale termasuk menjadi relawan dalam misi penyelamatan itu. Bagian ini juga keren, menegangkan juga, karena ditengah usaha penyelamatan itu, listrik sempat menyala. Tapi akhirnya Katniss berhasil mengalihkan perhatian presiden Snow. Dan usaha penyelamatan berhasil deh :D


President Snow
Eiitss jangan gembira dulu, karena ternyata pihak Capitol “membajak” pikiran Peeta dengan cara ditanami
tracker jacker beracun sehingga Peeta menjadi sangat membenci dan paranoid terhadap Katniss. Kebayang dong, Katniss yang siang malam mikirin Peeta, setelah ketemu, eh malah Peeta pingin membunuh Katniss. Akhirnya Peeta diterapi, hal itu dapat memperbaiki kondisi psikologis Peeta dari waktu ke waktu, tapi ia tetap dalam kondisi hilang ingatan dan cenderung ingin menyerang, bahkan membunuh Katniss.
Kasian banget ya Katniss. Apalagi ending filmnya tuh, saat Presiden Coin gembira (dengan semua warga distrik 13) tentunya dengan keberhasilan penyelamatan itu, Katniss sedih banget ngelihat Peeta yang diisolasi, tangan dan kakinya diikat di ranjang, dengan tubuh meronta-ronta dan erangan kesakitan yang luar biasa. Katniss nangis, sebenernya saya juga pingin nangis :P 

Nah begitulah kira-kira fimnya. Seru abis deh pokonya. Apalagi aku terkejut dengan Katniss yang benar-benar mencintai Peeta, padahal kukira sebenarnya dia menyukai Gale.
Gale kasian loh, dia semacam mengalami cinta satu pihak gitu u,u
Yang belom nonton, buruan nonton yah, hehehe :D

udah lecek kena hujan :P
Oh, iya, semua pic di atas, bukan punyaku. Aku ambil di www.imdb.com/tittle/tt1951265/
Bubyeeee xD
 

Sabtu, 06 Desember 2014

[Kesan Pertama] Wardah Exclusive Liquid Foundation

Review pertama niiihh, coba cari-cari apa yang mau direview, akhirnya ketemulah foundie ini. Ini foundation cair pertama yang aku punya. Sebelumnya sih I prefer bbc dari pada foundie, tapi, banyak yang review katanya foundie wardah ini ringan banget. Jadi deh cobain xD

ini nih penampakannya :P

Ternya benar. Foundi ini ringan banget. Saking ringannya, dia ga bisa ngecover dosa  bintik-bintik hitam di wajahku :( bagi yang mau berpenampilan natural, asik banget sebenarnya sih. Tapi tidak buat aku yang dosa flek hitamnya banyak banget di wajah.

awesome kan bare face saya bintik hitam di pipi sama sekali ga tercover, jerawat di dagu juga masih tampak kemerahan

Mungkin, kalau saya harus pakai foundation tiap hari, ini yang bakal saya pakai. Tapi saya kan nggak pernah pakai foundie kalau cuma di rumah aja, hehehe..
Kulit saya sih cenderung kering, foundi ini aman dipakai 6jam tanpa bikin wajah saya berminyak :)


setelah 6 jam

Setelah 6 jam, wajah saya masih baik-baik saja, padahal bedak, blush on, sudah pada bubar jalan. Tapi wajah saya malah cenderung matte dan kerutan tampak jelas :(
Ok, saya sensi sekali dengan masalah kerutan, setelah ini, foundi ini akan saya taruh di meja rias ibu saya :P

Kesimpulan:
  1. Tekstur ringan, mudah dibaurkan :)
  2. Oil control bagus di wajah saya :)
  3. Cocok untuk rias wajah natural sehari-hari :)
  4. Tidak menutup noda hitam dan jerawat dengan baik :(
  5. Membuat kerutan semakin nampak jelas :(
  6. Beli lagi? No xD