Selasa, 23 Juni 2015

[Review] Tender Care Protecting Balm

Hi everyone,
Masih lancar puasa? Alhamdulilah ya, semoga puasa kita diberi kelancaran sampai lebaran tiba nanti, amin.

Puasa-puasa gini, pasti bibir kita bakal kering banget. Terutama bagi teman-teman yang bibirnya udah kering dari sononya (?) Bisa tambah kering deh.
Bibir saya nih, sebenarnya bukan tipe bibir yang kering kerontang sampai pecah-pecah gitu, tapi ga lembap-lembap banget juga sih. Tiap hari, lipbalm itu wajib.
Dan entah kenapa, apa karena cuaca yang kalo siang panas banget, atau karena puasa, lipbalm saya yang biasanya, jadi berasa kurang bisa melembapkan bibir saya :'(

Untung lah ada tender care (ini berasa bahasa iklan banget ya) LOL
Saya ingat kalau punya tender care. Udah lama belinya, tapi bingung mau dipakai buat apa.
Padahal, tender care ini multifungsi loh, bisa untuk melembabkan kutikula, sela-sela jari, kulit sekitar kuku, untuk siku yang kering juga bisa pakai tender care ini.
Sayangnya, kalau buat lipbalm dia ga ada spfnya, dan saya masih punya lipbalm yang berspf dua bijik yang ga habis-habis >.< kalau buat kutikula atau siku, nanti ga higienis kalau tiba-tiba saya pingin pakai buat lipbalm. Masak bekas dicolek buat dipakai di kutikula, bakal dipakai di bibir sih. Soalnya nanti kalau di sela jari itu kurang, bakal nyolek lagi kan, dan nyoleknya pakai jari yang udah dipakai buat oles-oles kutikula tadi, ewwhhh..
Walau bisa sih, didepot di jar lain separo gitu, satu buat bibir, satu buat siku atau sela-sela jari gitu. Tapi kok saya belum merasa perlu. Makanya si ungu ini cuma tergeletak gitu aja di laci meja rias saya.



Tapi, itukan dulu (bahasa iklan lagi) >.< sekarang saya rajin dong, oles-oles si tender care ini ke bibir, tiap malam sebelum tidur. Berefek banget lho di bibir saya, jadi ga kering, padahal baru dipakai satu kali. Tapi hasilnya udah berasa. Sepertinya bakal jadi hg baru saya nih xD






Tendercare punya saya ini varian blackcurrant, wanginya manis deh. Kalau yang suka keganggu dengan wangi kosmetik, ga masalah kok, wanginya cepat hilang. Setelah dipakai, bibir ga kelihatan glossy. Cepet menyerap dan melembapkan. Saya suka!

Kesimpulan:
Melembapkan :)
Wangiiii :)
Mungil, buat dibawa travelling :)
Ga bikin bibir seperti abis makan gorengan :)

Berbentuk jar :(
Mesti beli po :(

Jumat, 19 Juni 2015

[Product I've Used Up + Haul] Juni 2015

Ini tanggal berapa yah, baru posting haul :P karena belanjanya juga baru aja kemarin sih, jadi haulnya diposting sekarang. Bukankah saya rajin? LOL




Produk yang saya pakai bulan ini, Cuma sedikit yang habis. Body serum, cologne, cleanser, masker rambut, sunscreen, juga sampo. Karena saya orangnya suka nyobain produk baru, ga yakin deh bakal repurchase lagi.

Karena produk yang habis cuma sikit, makanya belanjanya juga cuma dikit. Sekedar mengganti produk yang kemarin habis aja.





1.  Nivea uv extra whitening body lotion
Saya beli untuk menggantikan body serum saya yang habis. Tapi ternyata lebih enak body serumnya. Yang ini terlalu cair, walau lembapnya dapat sih, cuman ya gak sreg aja sama teksturnya.
2. Wardah peeling cream
Pembelian iseng sih ini, karena belum pernah punya peeling cream.
3.  Viva bengkoang milk cleanser
Tentu untuk mengganti viva spirulina saya yang habis. Udah cocok sama milk cleanser punya viva, walau selalu saya ganti variannya, biar ga bosen aja bersihin muka.
4.  Sari ayu masker beras merah dan ketan hitam
Saya ada masker dari biokos, tapi kok ya pingin nyoba masker lain. Buat variasi, hihihi..



1. Sunsilk sampo lively straight
      Ganti sampo ini, biar rambut saya yang ikal dan mengembang ini bisa nurut.
2.  Sunsilk conditioner lively straight
      Untuk menyempurnakan samponya
3.   Miranda hair mask
    Pengganti masker loreal saya



1. Pepsodent expert protection mouthwash
    Untuk mengganti listerine saya yang hampir habis.
2. Kapas Selection
3. Dove white beauty bar dan shinzui
    Dovenya buat cuci-cuci kuas gitu, shinzui buat cuci badan dog :D


Itu haul saya bulan ini, apa haulmu?

Rabu, 17 Juni 2015

[Baking] Mini Brownies Pie

Edisi manasin oven nih gaes :D jadi kan besok udah puasa, biasanya saya kalau menjelang lebaran udah sibuk aja bikin kue kering. Buat dimakan sendiri juga buat hantaran. Karena bikin kuenya juga cuma setaun sekali :P makanya perlu pemanasan dulu hihihi :D

Untuk baking pertama kali, pilihan saya jatuh pada mini brownies pie. Resepnya saya dapetin dari blognya mbak Nina. Yang mau lihat postingan mbak Nina, disini ya..




Mini Brownis Pie
sumber :  Catatan Nina

Bahan Crust Pie
500 gram tepung terigu
300 gram margarin
2 sdt munjung gula halus
3 kuning telur
1 sdt vanili
Cara membuat
Aduk semua bahan hingga rata dan berbulir. Kalau saya sih, kuning telurnya dimixer dulu pake kecepatan rendah, sebentar aja. Baru ditambah margarin dan gula, kocok sebentar asal rata. Baru tambahin terigu dan vanili. Lalu diaduk pakai spatula hingga berbulir.
Setelah itu bulatkan adonan lalu timbang masing-masing 30 gram. Siap dicetak di cetakan pie. Tapi cetakannya jangan lupa oles pakai minyak goreng dulu ya.

Bahan Brownis
120 gram tepung terigu
200 gram margarin
3 butir telur
200 gram DCC cincang
150 gram  gula halus
¼ sdt garam
Cara membuat
1.       Campur terigu dan gula, sisihkan
2.       Lelehkan margarin dengan cara ditim, setelah margarin cair masukkan DCC sampai leleh dan menyatu dengan margarin. Aduk rata. Dinginkan.
3.       Kocok telur hingga mengembang, masukkan tepung terigu, aduk rata.
4.       Masukkan margarin+DCC leleh yang telah dingin. Aduk rata.
5.       Adonan brownis untuk isian pie siap digunakan.

Penyelesaian
Panaskan oven 180 derajat
Isi cetakan pie yang telah diisi dengan adonan crust tadi dengan adonan brownis hingga hampir penuh. Panggang kurang lebih 20 -30 mnt, tergantung oven masing-masing ya.
Jangan lupa lakukan tes tusuk sebelum mengeluarkan adonan dari oven.
Setelah matang, tunggu sampai dingin dulu, baru ketuk-ketuk untuk mengeluarkan kue dari  loyang pie.




Untuk percobaan ini, saya bikin setengah resep dulu. Biar kalau gagal, ga kecewa banget lah. Dan hasilnya? Pie saya sukses besar dong hihihi, bangga bener. Rasanya manis dan legit dari brownis, bercampur gurihnya crust pie, jadi nagih pingin lagi pingin lagi. Sayangnya, kulit pie punya saya gampang hancur L dikeluarkan dari cetakannya jadi banyak remahnya gitu. Tapi gpp sih, tetap enyaaak kok hihihi.. makasih ya mbak Nina :D
Kalau kalian suka brownis, tapi ga suka dengan makanan manis, pie brownis ini cocok untuk kalian. Buat teman minum teh, enak banget deh :D

Selamat mencoba ya teman-teman.

Sabtu, 13 Juni 2015

[Movie Pick] Insurgent

Bagi yang suka nonton film dengan genre Adventure dan Sci Fi, pasti ga melewatkan Divergent. Dan Insurgent ini adalah sekuel dari Divergent.



Cast:
Shailene Woodley as Beatrice "Tris" Prior
Theo James as Tobias "Four" Eaton
Ansel Elgort as Caleb Prior
Kate Winslet as Jeanine Matthews
Naomi Watts as Evelyn Johnson-Eaton
Zoƫ Kravitz as Christina
Jai Courtney as Eric
Miles Teller as Peter
Daniel Dae Kim as Jack Kang

Dalam Divergent diceritakan, tentang penduduk yang dikelompokkan sesuai dengan faksi-faksi sesuai kepribadian mereka.
Candor yang memiliki sifat jujur, biasanya mereka bekerja sebagai hakim, penegak keadilan.
Erudite yang memiliki sifat jenius, mereka bekerja sebagai peneliti.
Amity memiliki sifat suka damai, mereka bekerja sebagai petani.
Dauntless adalah yang memiliki sifat pemberani, mereka adalah para tentara.
Abnegation sebagai penolong tanpa pamrih.
Divergent sendiri adalah orang yang memiliki sifat kelimanya. Sedang ada lagi non faksi, yaitu mereka yang ga cocok dengan faksi manapun.

Film dimulai dengan kekacauan di Abnegation, yang disimulasi oleh pemimpin Erudite, Jeanine. Para Dauntless dipaksa untuk membunuh kaum Abnegation, tanpa mereka sadari. Eric, salah seorang Dauntless yang juga kaki tangan Jeanine, menemukan sebuah kotak di kediaman ayah dan ibu Beatrice Prior. Yang selanjutnya diketahui kalau kotak itu adalah sebuah pesan dari pendiri kota. Dan yang bisa membuka kotak itu hanyalah seorang divergent. Maka, misi memburu para divergent pun dimulai saat itu juga, atas perintah Jeanine.

Matthews (pemimpin fraksi abnegation, yang juga ayah Four), Tris, Four, Caleb ( adik Tris ), dan Peter dalam pelarian. Mereka diburu oleh Jeanine. Saat dalam perlindungan fraksi Amity, pasukan Jeanine datang mencari kaum divergent. Mereka pun harus lari lagi. Dan saat itu Peter berkhianat. Dia membantu Eric dengan menunjukkan arah Tris, Celeb, dan Four pergi. Akhirnya, kejar-kejaran dengan penembakan pun terjadi. 
Hingga mereka bertiga selamat karena naik kereta milik kaum non faksi. Di dalam kereta, baku hantam kembali terjadi. Celeb bahkan membunuh seseorang, yang sangat membuat dia menyesal (karena Celeb adalah seorang Erudite, yang lebih menggunakan otak dari pada senjata). Tris juga hampir terlempar keluar kereta, tapi diselamatkan oleh Four, yang ternyata adalah anak dari pemimpin kaum non faksi.



Four, Tris, Celeb

Mereka bertiga, akhirnya pergi ke markas kaum non faksi. Di sana, Four bertemu dengan Evelyn, ibu kandung yang sejak dia berumur 6th memalsukan kematiannya sendiri. Four sangat terluka dan dia ga mau mengakui Evelyn sebagai ibunya, baginya, ibunya udah meninggal saat dia berumur 6 tahun. Tapi Eve berhasil membujuk Tris buat tinggal. Eve juga memberitahu bahwa para Dauntless yang tersisa berada di Condor (Tris dan Four adalah Dauntless, meskipun Tris divergent).

Pagi harinya, Tris, Four, dan Celeb pergi dari markas non faksi. Jelas tujuan mereka adalah Condor. Tapi Celeb menolak, dia gak ikut karena menurutnya apa yang sedang mereka lakukan tu ga cocok dengan dirinya. Celeb bilang, kalau dia mau pergi ke Abnegation ( ayah dan ibu Tris adalah abnegation, masa kecil Tris dan Celeb berada di kaum Abnegation, sampai ujian tiba dan Tris memilih  Dauntless, sedang Celeb memilih Erudite ). Tris tentu merasa sedih. Tapi Four bilang kalau Celeb udah besar, dan bukan tanggung jawabnya lagi. Dengan berat hati, Tris pun berpisah dengan adiknya. Tris dan Four tetap pergi ke Condor.

Sampai di Condor, Tris dan Four disambut dengan sukacita oleh teman-teman mereka. Tapi tiba-tiba mereka ditangkap dan berhadapan dengan Jack Kang, pemimpin Condor. Jack adalah seorang yang taat peraturan. Dia mau menyerahkan Tris ke Jeanine. Tapi Four buru-buru bilang, kalau dia berani disuntik serum kejujuran untuk membuktikan kalau dia dan Tris gak bersalah. Jack setuju, lalu mereka berdua diadili, di depan seluruh penduduk, dan memang terbukti kalau mereka gak salah. Tapi juga kebenaran bahwa Tris menembak Will sampai meninggal juga terungkap ( selama ini Tris dihantui dengan  perasaan bersalah karena membunuh Will ). Karena terbukti mereka ga bersalah, Jack pun mau menerima mereka.

Tapi ketenangan ga berlangsung lama, karena malam harinya, Eric dan pasukan Jeanine lainnya menyerang Condor lalu menembakkan serum agar para penduduk tertidur. Tapi serum itu ga mempan untuk divergent. Semua divergent yang ada, dikumpulkan, lalu di scanning dengan alat, jika divergent kurang dari 50% dia langsung ditembak.
Ga dinyana, ternyata Tris 100% divergent, Tris pun hendak dibawa ke markas Erudite, tapi untunglah Four dan para Dountless lainnya dengan sigap menghadang pasukan Erudite. Tris pun selamat.

Condor sudah ga aman lagi. Makanya, Four mengajak Tris dan semua Dauntless yang tersisa untuk balik ke markas kaum non faksi. Tanpa mereka semua tau, kalau peluru tembak yang ditembakkan di tubuh mereka saat di Condor itu ternyata adalah alat untuk mengendalikan diri mereka sesuai perintah Jeanine.
Untuk memancing Tris keluar, Jeanine membuat Christina ( sahabat Tris ) dan dua orang lainnya mau bunuh diri.
Tris tentu ga tahan dengan tekanan itu, dia ga mau orang yang dia sayang mati karenanya.
Dan pancingan Jeanine pun berhasil. Tris pergi diam-diam ke Erudite seorang diri. Sebenarnya, Evelyn mengetahui kalau Tris pergi, tapi dia cuma diam saja. Mungkin Evelyn ini sebenarnya juga jahat?

Sampai di Erudite, Tris harus melakukan simulasi yang berat untuk membuka kotak berisi pesan leluhur mereka. Dia ga terkejut ketika melihat Pete ada di sana bergabung dengan Jeanine. Tapi yang bikin terkejut, adalah Celeb, adiknya, yang ternyata ga pernah kembali ke Abnigation dan memilih kembali ke Erudite.
Simulasinya hampir berhasil, ketika Tris tiba-tiba pingsan dan monitor bilang kalo dia udah meninggal. Dan Jeanine dengan santainya dia bilang, kalo mereka harus cari divergent yang lain.





Ternyaya, itu semua cuma trik. Pete membantu Tris dengan menyuntikkan serum, agar dia seolah-olah mati, lalu membawa jasad Tris ke depan tahanan Four ( Four sempat nyusul Tris, tapi dia ketangkap karena cuma sendirian ). Hm, rupanya Pete berubah pikiran, saat dalam simulasinya, Tris mengampuninya.
Mereka lalu berjuang untuk kabur, sayangnya Tris memaksa kalau dia harus menyelesaikan simulasi itu dan harus berhasil membuka kotaknya. Karena kotak itu begitu dilindungi oleh orang tuanya, dia pun ingin tau apa isi kotak itu.



Teka-teki terjawab, simulasi berhasil lalu menampilkan seorang perempuan, dia berkata bahwa seluruh penghuni di dalam tembok hanyalah eksperimen saja. Setelah ada yang berhasil membuka kotak, masyarakat di luar tembok akan menyambut mereka. Perempuan itu juga mengajak semua faksi untuk keluar dari tembok. Kaum divergent yang dianggap berbahaya adalah keliru. Mereka justru akan dibutuhkan kontribusinya oleh masyarakat luar tembok, mereka adalah solusi bagi semua kaum yang ada.
Jeanine yang mendengar pesan ini memerintahkan agar kotak pesan dimusnahkan dan membunuh Tris serta Four, namun pasukan non faksi dan Dontless datang dan menangkap Jeanine.

Akhir cerita, semua orang bersama-sama lari keluar dari tembok. Sedangkan Jeanine yang dipenjara, malah ditembak dari belakang sama Evelyn.

Hm saya benar-benar ga sabar buat nonton seri terakhirnya. Yang masih bikin kepo adalah Jeanine dan Evelyn yang sepertinya tau sesuatu. Dengan Jeanine yang telah mati, tentu hanya Evelyn seorang yang tau ada apa sebenarnya. Tapi harus sabar nih sampai taun depan xD


Jumat, 05 Juni 2015

[Review] Biokos White 'N' Clear Silky White Moisturizer & Biokos White 'N' Clear Night Radiance Cream

Hi everyone,
Saya mau mereview pelembap dan krim malam yang saya pakai nih, dari biokos. Sampai saat ini, saya masih belum bisa setia dengan satu pelembap saja. Ntah kenapa kalau sudah habis, pasti beli merk lain :P tapi mulai sekarang, kalau ganti pun, harus yang ada anti agingnya #heyaa #bakarKTP LOL

Inilah pelembap dan krim malam yang saya pakai.



Biokos White 'N' Clear Silky White Moisturizer
They claim:
White 'N' Clear Silky White Moisturizer  adalah pelembab wajah yang berfungsi ganda, memperlambat tanda-tanda penuaan dini sekaligus membuat wajah tampak lebih cerah. Mengandung Ekstrak Mulberry, Vitamin C yang akan membantu mengurangi pembentukan melanin, sehingga membantu menyamarkan noda hitam pada wajah. Lactic Acid dan Sodium Lactate sebagai moisturizer serta Allantoin untuk membantu regenerasi sel kulit. Dilengkapi pula dengan Sun Protector dan Zinc Oxide untuk melindungi kulit dari pengaruh buruk sinar matahari, sedangkan Ginkgo Biloba sebagai antioksidan yang membantu memperlambat penuaan kulit. Hasilnya wajah terjaga kelembapannya, terlihat lebih cerah dan tampak lebih muda.

Biokos White 'N' Clear Night Radiance Cream
They claim:

White 'N' Clear Night Radiance Cream adalah krem malam yang berfungsi ganda, membantu menjaga elastisitas kulit dan kelembutannya sekaligus membuat wajah tampak lebih putih. Memgandung Vitamin C (2,6-Dipalmitoyl Ascorbic Acid), Vitamin A, Vitamin E untuk merawat kulit serta Ekstrak Mulberry yang membantu mengurangi pembentukan melanin, sehingga kulit tampak lebih putih dan cerah, Collagen untuk menjaga elastisitas kulit, Asam Amino untuk menjaga kelembapan kulit dan Ginkgo Biloba sebagai antioksidan. Hasilnya wajah terasa lebih lembut, tampak lebih putih, dan tampak lebih muda.

Tekstur:
Moisturizer
: Lotion yang benar-benar encer. Jadi pakai sikit aja udah bisa dipakai untuk wajah dan leher. Juga cepat meresap. Mudah dibaur? Tentu, sambil merem aja bisa kok ngeratain moisturizer ini :P

Night Cream : Namanya juga krim, teksturnya pasti lebih kental dikit dari pada pelembapnya. Tapi cuma beda tipis kok. Masih gampang pake banget dibaur. Tapi meresapnya agak perlu waktu lebih lama dari pelembapnya.

atas: moisturizer, bawah: nightcream


atas: moisturizer, bawah: night cream



Ingredients: Dari klaimnya sudah disebutkan apa saja ingredient-nya, tapi kalo mau lebih lengkap, lihat foto ini aja yahh :P

nightcream

moisturizer


Kemasan:

Ini nih yang bikin gelo, moisturizernya kemasannya gendut, walau masih enak dimasukin pouch, tapi kok jadi mirip body saya -_____-  mana mulut botolnya lebar bener, jadi saya suka ga kontrol mengeluarkan produknya, bisa kebanyakan gitu. Dan kalau ndlodok masa mau dimasukin lagi ke botol? Gak mungkin kaaaaan u,u

Night creamnya sih ga masalah. Walau ada di dalam jar, tapi kan ada spatulanya. Jadi produk tetep higienis dong, karena ga dicolak-colek langsung pake jari.

see? lubang botolnya gede!!




Review:

Saya sangat suka dengan pelembapnya. Saking encernya, berasanya juga ga pakai apa-apa gitu. Jadi kalo mau dilayer pakai sunblock + foundi, ya ringan aja rasanya. Walau untuk pemakaian di rumah sih, saya cukup pakai pelembap ini saja + loose powder.

Cuman tutup botolnya nih yang bikin kita jadi susah untuk menuang produknya :(  bisa kebanyakan :(
Saya juga suka night creamnya, soalnya tidak membuat wajah jadi berminyak dipagi harinya. Setelah pakai krim ini, bahkan paginya saya merasa kalau wajah saya jadi lembut dan kenyal wow! Sayangnya, setelah dioles, wajah jadi sedikit berminyak gitu, dan butuh waktu biar krim ini meresap, tapi gpp kok xD karena kalau udah meresap ya benar-benar seperti gak pakai apa-apa gitu.

Kesimpulan:

MoisturizerSudah ada sun protectornya :)
Tekstur sangat ringan dan mudah dibaur :)
Mencerahkan :)
Travel friendly :)
Mudah didapat :)

Night Cream
Mudah dibaur :)
Ga bikin muka berminyak :)
Bikin kulit kenyal dan lembut :)
Perlu waktu agar krimnya meresap :(
Ada kesan seolah wajah berminyak setelah pemakaian :(
Keduanya mempunyai wangi yang menurutku sih khas biokos, samar dan gak mengganggu.Wanginya kayak apa ya? Saya juga bingung -____-

kiri: sebelum pakai, kanan: setelah hampir sebulan pakai biokos

Bintik hitam di wajah saya memang memudar, tapi dikiiiit banget. Mungkin kurang lama kali ya pakai pelembab dan nightcreamnya. Semoga kalau krimnya habis, wajah saya jadi bebas bintik hitam deh :D