Selasa, 24 Februari 2015

[Movie Pick] The Hobbit and The Battle of Five Armies

Uyeee movie pick lagii hihihi :D
Kalau yang ini, memang diniatin dari rumah mau nonton, soalnya udah nunggu dari setaun yang lalu buat tau lanjutan kisah si Bilbo ini, yuukk langsung ke cast yah niat banget nih pake cast..

POSTER


Ian McKellen … Gandalf
Martin Freeman … Bilbo Baggins
Richard Armitage … Thorin
Ken Stott … Balin
Graham McTavish … Dwalin
William Kircher … Bifur
James Nesbitt … Bofur
Stephen Hunter … Bombur
Dean O’Gorman … Fili
Aidan Turner … Kili
John Callen … Oin
Peter Hambleton … Gloin
Jed Brophy … Nori
Mark Hadlow … Dori
Adam Brown … Ori
Orlando Bloom … Legolas
Evangeline Lilly … Tauriel
Lee Pace … Thranduil
Cate Blanchett … Galadriel
Hugo Weaving … Elrond
Christopher Lee … Saruman
Ian Holm … Old Bilbo
Benedict Cumberbatch … Smaug (voice)
Mikael Persbrandt … Beorn
Sylvester McCoy … Radagast
Luke Evans … Bard
Stephen Fry … Master of Laketown
Ryan Gage … Alfrid
John Bell … Bain
Peggy Nesbitt … Sigrid
Mary Nesbitt … Tilda
Manu Bennett … Azog
Billy Connolly … Dain
Kelly Kilgour … Soury
Mark Mitchinson … Braga
Sarah Peirse … Hilda Bianca
Nick Blake … Percy
Simon London … Feren
Conan Stevens … Keeper of the Dungeons
Allan Smith … Ragash
Miranda Harcourt … Olga Thomasin
McKenzie… Astrid
Brian Hotter … Otho Sackville Baggins
Timothy Bartlett … Master Worrywort
Martin Kwok … Ragash (voice)
Robin Kerr … Elros

Smaug sang naga


Masih ingat setahun yang lalu, Bilbo sudah menemukan Arkenstone, dan membuat Smaug marah lalu turun ke kota di atas air(Laketown)?
Filmnya dimulai dari saat Smaug, sang naga mulai menyerang Laketown, semua penjuru disembur dengan api. Kota udah rusak parah, banyak korban mati, bahkan terluka. Parahnya, Bard yang bakal memanah naga itu malah masih dipenjara, para penjaganya kabur pula, jadi dia harus bisa mengeluarkan dirinya sendiri dari penjara.

Bard The Dragon Slayer

Untungnya, Tauriel berhasil mengajak Fili, Kili, Oin, Bofur dan anak-anaknya Bard untuk pergi dari rumah dengan perahu.
Herannya, si master penguasa kota sempat-sempatnya kabur dengan membawa koin emas banyak banget gitu sama Alfrid. Tapi akhirnya si Master ntar mati juga kok ketiban Smaug LOL
Bard yang masih dipenjara menemukan tali, dan tali itu nyangkut di perahu orang, yang akhirnya tarikan tali itu bisa membuat penjara bobol, hehehe.. Bard bebas, lalu segera menuju menara dengan membawa busur dan panahnya untuk membunuh Smaug.
Smaug sih, ga dengan mudah bisa tertusuk, karena kulitnya anti gores(?) Hahaha tebal banget, nah Bain(putra Bard) yang ada di perahu dengan rombongan Tauriel tadi, melihat ayahnya kesusahan, dia langsung menyusul ayahnya ke menara sambil membawa tombak(atau anak panah yang mirip tombak?) ke ayahnya.
Sayangnya, busur Bard patah, lalu Bain yang dijadikan busur untuk memanah naga, dan coba tebak, yap, Smaug mati :D

Bard lalu dijadikan pemimpin yang dipilih oleh penduduk Laketown. Karena mereka ga punya tempat tinggal, ga mungkin memperbaiki rumah dengan cepat, selain itu mereka juga butuh emas, sedangkan musim dingin hampir tiba, Bard mengajak penduduk untuk pergi ke Erebor/ Lonely Mountain, gunung dimana Bilbo dan Thorin serta kurcaci lainnya berada. Thorin kan pernah ngejanjiin emas buat Bard kalo dia berhasil pergi ke Lonely Mountain itu.
Oh iya, Fili, Kili, Oin, dan Bofur, harus pergi menyusul Thorin juga ke gunung itu. Ada dramanya nih, antara Tauriel dengan Kili, mereka saling suka, tapi ga bisa bersama.

Kili tu ngajakin Tauriel ke Erebor sama-sama. Tapi Legolas keburu datang. Legolas kan suka sama Tauriel juga(walau cintanya sepihak, karena Tauriel menyukai Kili juga). Setelah Kili ngasih Tauriel sebuah apa yah, benda bukti kesetiaan mungkin? Akhirnya mereka berpisah. Kili dan teman-temannya ke Erebor, lalu Legolas ngajakin Tauriel ke Gundabad.

Tauriel dan Legolas

Sementara itu, keadaan di Erebor sendiri sebenarnya ga bisa dibilang baik-baik saja. Thorin sang raja, malah jadi serakah gitu. Dia ga mau meninggalkan gunung, ga mau berpisah dengan koin-koin emasnya, ga mau makan dan minum sebelum batu arkenstone ditemukan(pdhl udah ada sama Bilbo). Karena Thorin berubah itulah, Bilbo juga ragu mau ngasih batu itu ke Thorin. Thorin kena penyakit dragonsickness.

Thorin dan koin-koin emasnya


Itulah yang nantinya jadi pemicu perang. Karena Bard yang menagih janji sejumlah koin emas yang pernah dijanjikan Thorin padanya dan penduduk desa, akhirnya ga dikasih. Padahal koin emas di gunung tu banyaaaaaak bgt, para kurcaci aja sampe heran, napa raja mereka jadi tamak kaya gitu. Ya, namanya aja penyakit sih :P

Lalu datang para tentara elf, dengan dipimpin oleh Thranduil. Thranduil ini, pingin ngambil perhiasan/permata yang diakui dulu adalah miliknya di gunung itu.
Lagi-lagi, sebenarnya Thorin bisa aja ngasih permata itu ke Thranduil, tapi karen lagi sakit(yep salahin aja penyakitnya :P) Thorin malah bikin benteng dari batu di pintu gerbang gunung itu dan memilih berperang :(


Thranduil

Seharusnya, perang itu cuma antara kurcaci, manusia, dan peri, tapi karena berita Smaug sang penjaga gunung udah mati, jadi para orcs pun pingin menguasai gunung itu.
Oh iya, Gandalf kan ditahan di menara Dol Gundur, dia diselametin sama Lady Galadriel, Elrond, dan Saruman. Saat Galadriel berhasil mengusir Sauron, tapi Sauron lari ke barat, Saruman bilang, dia yang akan mengurusnya, nah itu seperti prekuelnya Lord of the Rings ya, yang nantinya Saruman tu malah jadi jahat.

Galadriel dan Gandalf

Bilbo yang merasa kalo ini semua ga benar, kemudian menyelinap keluar dari gunung, dia pergi ke Dale (masih di daerah gunung itu juga sih) untuk menyerahkan arkenstone pada Bard. Menurutnya, perang bisa dihindari lewat barter gitu deh, rencananya Bard akan menukarkan batu itu dengan sejumlah emas. Gandalf(setelah bebas, dia langsung ke Erebor) menyuruh Alfrid untuk ngejagain Bilbo, supaya dia ga balik ke gunung, takutnya Thorin ngamuk.
Eh, tapi Bilbo malah balik ke gunung.


Thranduil dan Gandalf

Saat pagi harinya, Bard, Thranduil, dan sepasukan peri, datang untuk barter itu, Thorin benar-benar ngamuk. Apalgi waktu Bilbo ngaku kalau dia yang ngasih batu itu.
Tapi tetep aja Thorin memilih perang, eh ternyata dia udah memperkirakan kalau sepupunya, Dain membawa sepasukan dwarf untuk membantunya, ckckck... belum sembuh-sembuh juga, pak? :D

Yang paling seru?
Tentu saja perangnya, hahahaha ga bisa ditulisin deh, mesti nonton sendiri :P
Jadi, battle of five armies ini adalah perang antara bangsa dwarf, elf, manusia, orcs,
sama eagles. Tapi elangnya cuma muncul sebentar, itu aja di akhir.
Saat Thorin ngejar-ngejar Azog(pemimpin bangsa Orc) di Ravenhill karena dia membunuh Fili dan Kili itu seru!

Fili dan Kili


Azog


Saat Legolas melayang-layang di udara, juga berlari dengan tumpuan retakan batu melawan grafitasi itu, super seru!
Nonton deh :D

Settingnya juga kereeeenn xDD

Banyak juga drama selama perang ini. Thorin yang udah sadar dari kesalahannya lalu ikut perang melawan orc, Bard yang perang sambil ngejaga ketiga anaknya, kisah cinta Legolas-Tauriel-Killi, dan lagi Kili yang waktu udah mati lalu dicium Tauriel ToT
Permintaan maaf Thorin ke Bilbo juga bikin mewek u,u

Apalagi waktu Bilbo pamitan mau pulang ke Shire itu. Semua teman dwarf(kurcaci)nya pada sedih, Bilbo juga, dan saya juga hampir nangis u,u

Di akhir cerita, Legolas bilang pada Thranduil kalo dia ga mau pulang, lalu Thranduil bilang, pergilah untuk menemui seseorang (Strider).
Dikisahkan juga bahwa Bilbo jadi penulis buku cerita, dia hidup dengan bahagia sampai tua.
Suatu hari, dia juga dikunjungi Gandalf, hehehe...

Ok, udah cukup spam pic dan sinopsisnya, Nonton yah, teman-teman :D


cre pic: www.theonering.net/torwp/2014/11/14/94608-five-high-resolution-stills-from-the-hobbit-the-battle-of-the-five-armies/

Rabu, 18 Februari 2015

[Personal] Bagaimana Jika..

Siapa yang gak pernah galau? Hm, sepertinya semuanya pernah merasakan yang namanya galau. Jadi saya gak perlu menerangkan *bleh* tentang perasaan yang satu itu.

Jadi belum lama ini, simbah kakung saya sakit. Dan sempat kemarin, sakitnya tambah parah, bahkan sampai rawat inap di rumah sakit. 
Beberapa malam yang lalu, sakit beliau tambah parah. Bahkan, beliau juga sudah minta maaf sama anak-anaknya( budhe, ibu saya, serta adik-adik ibu). Kami semua panik, sempat mengira kalau simbah tak akan bersama kami lebih lama lagi. Tapi alhamdulilah, sekarang mbah kakung udah boleh pulang, gak ngedrop, walau sakitnya kayanya susah sembuhnya sih.

Saya sendiri bukan cucu yang dekat dengan mbah kakung, tapi melihat beliau mau jalan saja harus dipapah, sering jatuh juga, tentu membuat saya sedih. Apalagi sebelum sakit parah, simbah suka main ke rumah, pokoknya sedih rasanya melihat simbah yang dulu gagah, tapi sekarang jalan aja susah.
Itu membuat saya galau. Galau tentang apa, ga usah saya ceritain disini kali yahh, lha trus tujuan bikin tulisan ini opo? -____-

Belakangan saya jadi mikir, bagaimana jika saya galau karena saya mau mati?
Bukan galau karena pingin punya hp baru tapi eman-eman duite, bukan galau karena pingin beli camdig, dan galau kapan saya bakal punya anak.

Bagaimana jika, saya punya penyakit, lalu sudah divonis cuma bisa hidup 1 bulan lagi? 
Tulisan saya bukan karena saya korban sinetron lho ya, tapi karena belakangan saya memang memikirkan itu >w<
Ditambah dengan tetangga saya, yang sehat segar bugar, masih muda pula, kemarin mendadak meninggal, bukankah semua orang ga akan pernah tau, kapan dia meninggal?

Jadi, inti tulisan saya ini adalah, saya ingin memperbanyak ibadah. Biar diampuni dosa-dosa saya, biar diberi kesehatan, umur panjang, sehingga bisa berguna bagi orang disekeliling saya, biar diberi kesempatan untuk jadi ibu juga. Amin.
*kemudian nangis*

Minggu, 08 Februari 2015

[Quick Review] Wardah Moisturizer Cream & Maybelline Clear Smooth BBC

Halo teman-teman, kali ini aku pingin ngasih review duo skincare + makeup andalan sehari-hari kalo lagi kecentilan alias pingin dandan. Nah ini dia, maaf ya gambarnya jelek.


Wardah Moisturizer Cream & Maybelline Clear Smooth BBC


Pingin coba review satu-satu nih, tapi karena ga bakal detil banget, jadi kubuat quick review aja yah.
1. Wardah Moisturizer Cream
Klaimnya: Pelembab krim dengan kandungan Olive oil yang membantu melembabkan dan melembutkan kulit.
Dan bagiku, klaim itu memang benar adanya. Teksturnya ringan, mudah dibaur, mudah meresap juga.
Karena pelembab ini tanpa spf, jadi cocok banget untuk ditumpuk dengan bbc maybelline yang akan kureview nanti.

Kesimpulan:
Melembabkan :)
Mudah meresap :)
Ga bikin jerawatan :)
Tanpa spf :(
Beli lagi? Gak deh, mau beli pelembab yang ada anti agingnya setelah yang ini habis xD


2. Maybelline Clear Smooth BBC 8-in-1 Skin Transformer
Klaimnya: Our Instant Skin Perfecting Cream is a perfect blend of 8 minerals ingredients. Our unique shade instanly improves and perfects your skin:
Brigtens skin: visible whitening effect
Covers imperfections: reduces the appearance of pores, skin redness disappears
Moisturizes + Protects: all day hydration+helps to protect skin from UV rays and free radical.
Klaimnya kurasa memang benar! Aku jatuh cinta sama BBC ini, udah beli lagi sampe 2x. Benar-benar mencerahkan secara instan, noda merah ketutup, dan yang paling penting ada spfnya, pokoknya komplit.

Encer banget kaann


Teksturnya ringan, mudah dibaur, mudah meresap juga. Kalau untuk menutup noda hitam sih, memang dia ga bisa. Jadi bisa dibilang sheer coverage kali yah.
BBC ini juga ga bikin breakout, karena klaimnya no oil, no fragrance. No pore clogging. Bahkan bisa dipakai buat kulit sensitif sekalipun.
Oil control? Jangan tanya ke aku, karena kulitku kering, jadi  kalo pakai BBC ini, beberapa jam kemudian memang berminyak sih, tapi itu malah bikin kuliku glowy gitu, jadi suka deh :D

Kesimpulan:
Mudah didapat :)
Harganya ga terlalu mahal :)
Mengandung spf :)
Tidak menutupi jerawat dan noda hitam :(

dengan wardah moisturizer dan maybelline bb cream

Ok, cukup singkat ya, namanya juga quick review, hehehe..
Semoga bisa membantu ya teman-teman :)


setelah ditambahin bedak dkk


peralatan tempur hari ini :P


Sabtu, 10 Januari 2015

[Personal] Welcome 2015

Hallo teman-teman :D
Selamat tahun baru yah, tapi telat, hehehe.. Ngomongin soal tahun baru, pasti teman-teman punya daftar keinginan yang pingin dicapai di tahun ini. Aku juga punya dong. Dan postinganku ini ada hubungannya dengan salah satu hal yang ingin kulakukan dalam waktu dekat ini.



Eits, ini bukan wishlist loh, melainkan skincare+makeup yang pingin banget cepet-cepet aku habisin. Keburu expired soalnya :( yep, expirednya 2015 ini.
Sayang banget ya sebetulnya karena aku jarang pergi-pergi dan kalau di rumah, aku lebih suka pakai pelembab ber-spf+bedak tabur aja dari pada pakai foundi/bb cream.
Tetapi karena yang ada di foto di atas harus habis, yah mau ga mau tiap hari dipake deh. Rempong juga sih karena itu juga berarti tiap hari mesti double cleansing. Tapi daripada bbc itu pada kebuang, kan sayang :(
Di post ini juga, aku mau mengingatkan diriku sendiri kalau taun ini, aku ga boleh beli-beli foundi dan bbc lagi. Puasa dulu deh beli-beli makeupnya. Ga boleh gampang kena racun para byuti blogger, dan ga boleh sering-sering main ke Gardena, Mirota, atau Matahari. Bisa batal cyiin puasanya :P

Selain itu, kalo bisa sih ya, kedepannya aku ga perlu cari-cari pembelaan mlulu kalo keracunan bbc/ccc. Ga boleh asal keracunan lalu beli :D
Sebenarnya itu ada pelembab juga dari wardah, itu masih lama expirednya. Cuman, aku mau buru-buru abisin juga, pingin ganti pelembab yang ada anti agingnya, atau yang khusus buat umur 30+ lah. Aaaakkk ketauan udah tua hahahaha.

Ya segitu aja kali ya postingan kali ini. Penting ga penting sih sebenernya. Kalo buat aku sih, sekedar buat nampar diri aku sendiri, biar ga napsu beli doang tapi ga pernah dipake hihihi..
Oh iya, mungkin besok-besok aku bakal bikin quick review deh dari beberapa bbc/pelembab yang harus kuhabisin itu :D mayan lah buat isi-isi blog :P
Byeeee..

Selasa, 06 Januari 2015

[Movie Pick] The Pyramid

Saya ga nyangka loh, kalau akhirnya bakal nonton film ini, soalnya rencana awalnya, saya dan suami cuma mau jalan-jalan ke JEC, nonton pameran smartphone dan komputer. Tapi ternyata hp yang saya incar ga masuk list promo, akhirnya ga jadi beli deh. Trus tiba-tiba kepikiran, ya udahlah sekalian nonton film aja :P

Dan karena ga rencana nonton, saya kan ga tau jadwalnya, jadi tiketnya pun beli yang udah 10 menit main, dari pada nunggu 2jam lagi, gpp lah telat bentar doang :D
Filmnya benar-benar wow, menegangkan dari awal (ga benar-benar awal sih, saya kan datangnya telat) sampai akhir.
Bagi saya yang newcomer dalam dunia pernontonan(?) ini jadi film pertama yang bikin saya ketakutan, akan bagaimana nasib para tokohnya, apakah mereka bisa pulang, dan lain sebagainya.





Pemeran Utama:
Ashley Hinshaw as Nora
Denis O'Hare as Holden
James Buckley as Fitzie
Amir K as Michael Zahirposter
Christa Nicola as Sunni





Mereka berlima; Holden (arkeolog), Nora (putri Holden, arkeolog juga),  Zahir (ahli robot),Sunni (pembuat video) dan Fitzie (kameramen) menjalankan misi untuk mencaritahu tentang misteri munculnya piramida baru di Mesir.

Untuk menguak misteri piramida itu, Zahir meminjam robot dari Nasa. Tapi sayangnya, setelah beberapa saat robot mereka masuk, mereka kehilangan sinyal, lalu tampak seperti ada sesuatu yang menyerang robot tersebut.

Zahir yang takut kehilangan robot itu (karena harganya mahal, pinjaman pulak :D) memaksa untuk masuk ke dalam Piramid untuk mencari robot itu. Akhirnya mereka berlima mau ga mau ya ikut masuk juga. Profesor Holden yang paling semangat deh kayanya, dia kan penasaran banget.
Kedatangan mereka di Mesir itu, bertepatan saat disana ada konflik politik. Jadi sempat ada perdebatan antara tentara Mesir dengan tim.
Sebenarnya, mereka berlima dilarang masuk ke piramid itu, tapi Zahir memohon, dan akhirnya diizinkan lah mereka masuk.

Jalan masuk ke piramid adalah sebuah lorong (gua) yang sempit dan gelap. Semakin mereka masuk, udara semakin menipis, dan semakin gelap pula. Sebenarnya dari awal mereka masuk, saya sudah merasa tegang, takut dan khawatir akan ada mumi yang bangun :P
Dinding-dinding piramid itu ada ukiran-ukiran yang kata prof. Holden itu nyeritain tentang peperangan.






Mereka nyari robot itu kemana-mana, tapi ga ada. Zahir panik dong, karena semuanya meminta buat cepet-cepet keluar dari tempat itu. Saat putus asa karena robot ga kunjung ketemu, mereka memutuskan untuk keluar dari piramid, tapi mereka lupa jalan pulang :( sempat berdebat gitu arah jalan keluar dari piramid itu.
Saat mereka berdebat, eh, tiba-tiba aja lantainya retak, ga lama kemudian runtuh. Semuanya jatoh, tapi ga ada yang terluka parah. Nah, dilantai mereka jatuh itu, ada robot yang mereka cari-cari. Sebenarnya robot itu dikasih nama sih, cuman aku lupa namanya, Shawty atau apa gitu /slapped/

Ok, robot udah ketemu, tapi sayangnya rusak. Walau masih nyala sih. Tapi masalahnya, gimana mereka mau balik? karena lantainya runtuh, jadi jalan pulang tu harus naik dong(manjat).
Saat itu lah Fitzy, sang juru kamera, berdebat sama Zahir, saling nyalahin gitu. Lalu tiba-tiba batu di atas runtuh lagi, Zahir tertimpa batu yang besar di kakinya. Merinding deh dengar suara kesakitannya, semuanya panik, mau nyingkirin batu itu pada ga kuat. Yang mereka bisa lakukan, cuma ngasih Zahir obat pereda nyeri.




Lalu, Sunni melihat ada lorong di atasnya, yang mungkin adalah jalan keluar dari piramid itu. Dia pun memanjat lorong itu. Tiba-tiba ada hewan sebesar anjing (tapi ga mirip anjing loh ya) mencakar wajahnya, dia pun jatuh, tapi ga terluka parah.
Di dorong oleh rasa panik, Sunni lalu mengajak mereka semua buat keluar dari tempat itu. Karena mereka ga tau hewan apa yang mereka hadapi. Zahir yang ga bisa jalan, harus ditinggal dong.
Eh, ga lama setelah mereka pergi, Zahir teriak-teriak ketakutan, Nora dan Holden balik lagi ke tempat Zahir. Zahir udah ga ada, bekas darah tampak menuju ke lorong yang dipanjat Sunni tadi. Nora pun nangis, karena dia suka sama Zahir, tapi ayahnya terus memaksa Nora buat cepet-cepet pergi dari tempat itu.

Setelah Nora dan ayahnya menyusul Sunni dan sang kameramen lagi, mereka kembali mencari jalan buat keluar dari piramid. Ketemulah sebuah lorong, yang mana mereka harus merangkak satu persatu untuk melewatinya.



Setelah beberapa lama merangkak, Nora yang paling belakang merasa diikuti sesuatu, duh sangat menegangkan kejar-kejaran di sini. Saat itu mereka juga mendengar Syadid, tentara yang mereka mintai izin masuk piramid, tengah mencari mereka.
Saat semua udah bisa keluar dari lorong, ternyata tikus (di film disebutnya tikus, cuma besarnya sebesar kucing gitu) yang mencakar Sunni lah yang ngejar mereka. Untung para tentara bawa tembak, tikus-tikus itu pada ditembakin.
Udah ada angin segar dong mereka berempat. Eh, tapi saat Syadid memastikan masih ada tikus apa enggak di lorong itu, tiba-tiba dia ditarik gitu sama mahluk besar, sampe tubuhnya menekuk masuk ke lorong sempit tempat merangkak tadi, hiiiiii!!!!

Mereka berempat dan saya ketakutan ga ada satupun yang tau mahluk apa itu. 
Mereka bangkit buat cari jalan keluar lagi.




Begitu banyak relief di dinding, dan itu menceritakan bahwa di tempat itu seperti tempat penimbangan dosa gitu.
Saat itu ga sengaja tangan si profesor nyentuh patung, eh langsung kebuka deh dindingnya, menyisakan space yang lagi-lagi sempit buat mereka lewati. Semua jadi semangat lagi buat nyari jalan pulang. Lorong yang mereka lewati kali ini mayan lebih luas sih, di sepanjang kiri dan kanan dinding, ada patung kepala singa banyak banget. Eh, ga tau kenapa, tiba-tiba dari mulut singa keluar pasir, lama-lama makin kenceng aja semburan pasirnya, merekapun lari, kalo nggak bisa kekubur hidup-hidup. Nah saat itu, kaki Nora nyangkut, padahal ayahnya dan dua rekannya udah jalan di depan. Dia teriak-teriak manggil ayahnya, tapi kayanya ayahnya ga dengar karena suara gemerisik pasir.

Di lain pihak, Sunni yang lari depan sendiri, tiba-tiba menghentikan larinya, karena di ujung lantai tempatnya berdiri, dia bisa melihat dibawahnya lantai yang dipenuhi besi-besi tajam.
Sunni sebenarnya udah bisa ngerem, cuman Fitzie yang ketakutan terus lari sambil nengok ke belakang, nah ga sengaja, dia ngedorong Sunni terjun ke bawah, Sunni jatoh dan tertancaplah kaki dan bahunya di besi tajam itu. Aduuhh yang ini mbahe ngeri pokokknya!! Ga cuman itu aja penderitaan Sunni, tiba-tiba tikus-tikus yang ngejar mereka tadi berdatangan!! Tubuhnya digigitin gitu, darah dimana-mana, serem pokoknya!

Fitzie takut banget, sementara Prof. Holden ternyata balik lagi buat nolongin Nora.
Nora selamat, lalu bersama-sama mereka turun buat nolongin Sunni. Diangkat tuh tubuh Sunni dari besi-besi. Duh, teriakan kesakitan Sunni bikin ga tegaaa ToT
Akhirnya Sunni meninggal juga :(

Tinggal Holden, Nora, dan Fitzie yang bertahan. Mereka muter-muter, eh sampai di tempat si robot lagi. Berarti piramid itu semacam maze.
Semua jalan udah mereka coba, tapi ada satu yang belum. Lalu mereka lewat jalan itu, ga taunya itu adalah makam.




 Disitu juga ada mayat orang, duh makin ketakutan, disitu juga tiba-tiba mahluk besar yang memyeret Syadid tadi muncul lagi.
Dia memgambil hati Holden.
Fitzi menyeret Nora buat sembunyi. Nora teriak-teriak. Ga rela ayahnya mati gitu aja. Duh nyesek banget deh pokoknya.
Nah, saat itu Fitzi balik lagi, dia pingin tau sebenarnya mahluk apa yang mereka hadapin. Dan saat itu dia melihat bahwa Holden masih hidup. Mahluk yang besar itu sedang menimbang Holden dengan berat hatinya. Dan karena beratan si Holden, Holden langsung dibunuh!!

Ternyata relief tentang hari penimbangan itu benar-benar terjadi. Iiihh ngeri banget deh pokoknya.
Udah tinggal berdua aja. Ga lama kemudian, setelah mahluk itu pergi (sebenarnya mahluk itu punya nama, tapi aku lupa lagi namanya :P) Nora bisa menyimpulkan tempat dimana seharusnya jalan keluar itu berada. Yaitu, di atap makam itu. Dan benar saja, di atap, ada tangga tali itu. Pasti tadi dipake Syadid dan pasukannya buat masuk ke dalam.
Nora pun memanjat duluan, diikuti Fitzi. Sebelumnya Fitzie sempat mengalungkan kameranya ke leher Nora. Sayang banget mahluk itu mengejar dan Fitzie jatoh. Nora ketakutan. Saat dia sampai di mulut piramid, eh mahluk itu berhasil nyusul dia. Jatohlah lagi Nora ke bawah.
Nora juga udah mau ditimbang. Kuku tajam mahluk itu udah hampir merobek dadanya. Tapi Nora berhasil menyelamatkan diri karena dia bawa pisau. Lalu tikus-tikus datang mengerubungi Nora. Panik banget deh, tapi ternyata tikus itu bukan mau gigitin Nora, tapi malah gigitin mahluk itu. Dengan sisa tenaganya, Nora lari lalu menaiki tangga lagi. Di bawah, dia masih bisa melihat banyak banget tikus mengigit mahluk itu.
Nora akhirnya bisa keluar. Dia bisa melihat cahaya matahari dan tinggal beberapa langkah lagi, dia bisa keluar dari terowongan tanah tempat dimana dia dan timnya masuk tadi. Karena kehabisan tenaga dia pun pingsan disitu.
Pandangan Nora saat dia sadar, masih kabur gitu, dia melihat ada anak laki-laki melihat rekaman di kamera Fitzi (yang sempat dititipkan ke Nora tadi). Nora bilang, "help me" dengan suaranya yang lemah. Eh, si anak masih asyik sama kameranya. Ga taunya di belakang anak itu, mahluk besar tadi datang lagi, lalu menyerang si anak, Nora dan anak itu teriak. Lalu FIN. Iya fin. Bagus kan endingnya, gantung gitu xD

sumber pict: Twentieth Century Fox dan www.fandango.com/movie-news/best-new-clips-and-trailers-the-pyramid-and-more-748331

Bisa dibilang ini adalah film pertama yang pada saat menontonnya, saya ga ceki-ceki hp, cuma mau tau jam berapa sekarang, masih berapa menit lagi filmnya, dsb.
Pokoknya, begitu masuk, nonton, trus tiba-tiba udah selesai aja.
Sampai rumah pun rasanya ga sabar ngetik sinopsisnya buat pamer kenang-kenangan xD
Buat yang phobia dengan ruangan sempit dan gelap, mendingan jangan nonton ini deh. Saya yang ga punya phobia aja rasanya seperti ikut susah napas, saking sempit dan gelapnya di beberapa scenenya :P
Pokoknya filmnya baguuus, saya suka xD
Yang belum nonton, buruan gih nonton :D